Tampilkan postingan dengan label Final fantasy 8. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Final fantasy 8. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Mei 2017

Netbook Lenovo S110 Ideapad Untuk Gaming???!!!

Welcome Back to X-E Blog
Singkat cerita nih, gw lagi galau pengen nulis apa di blog ini. Kesibukan bikin skripsi yang membuat tiga per empat gila, membuat rambut rontok satu per satu. Terkadang baper gimana gitu lihat teman2 yang ambil 3,5 tahun udah pada jadi sarjana sedangkan gw masih berkutat dengan tantangan terakhir yang cukup membuat jantung berdebar.

Merebahkan diri dan melihat kesana kemari, tiba-tiba mata minus gw ini langsung tertuju pada netbook kecil gw yang telah menemani selama 4 tahun kuliah ini. Netbook Lenovo S110 keluaran tahun 2012 ini memang tidak gw beli saat pertama gw mendapatkannya dulu. FYI, kampus gw memberikan netbook ini pada setiap mahasiswa baru (kalo sekarang gw kurang tw deh dapatnya apa). Yang pasti, satu angkatan gw dikampus, pasti punya netbook ini.


Sedikit tentang Netbook, pada awalnya, memang jujur aja gw agak kecewa setelah melihat spesifikasi dari "mungil" yang satu ini. Netbook besutan Lenovo ini hanya dibekali dengan Intel Atom N2800 1.86 GHz, 2 GB RAM, VRAM 512 MB dan Layar kecil (namanya juga netbook). Dari biodata kecil yang gw sebutin diatas sudah pasti dapat dipastikan, netbook ini memang bukan untuk kerja berat. Jangankan untuk gaming, untuk multitasking biasa seperti mengetik dokumen dan browsing (dengan membuka banyak tab) dalam waktu bersamaan saja, terkadang suka agak lag atau lemot sekali.

Berikut spesifikasi singkat dari Lenovo S110 Ideapad:
OS: Windows 7 Starter
Procie: Intel Atom N2800 1.8GHz
Video Card/VGA: Intel GMA 3600 Series ; 3630 HD
RAM: 2GB DDR3
Memory: SATA 300GB
Baterai: Li-ion 4400

Memang benar adanya, netbook tidak diciptakan untuk menjalankan program-program ekstrem. Pengguna hanya dapat menggunakan netbook untuk mengetik dokumen, browsing, editing video dalam skala kecil dan beberapa hal lainnya. Meskipun begitu, penjualan netbook di awal 2010an memang cukup drastis karena banyak masyarakat yang memilih netbook dengan alasan praktis merujuk pada ukurannya yang 3 kali lipat lebih kecil daripada laptop.

Karena spesifikasi yang minim dan kebiasaan gw untuk iseng2 mencoba sesuatu yang berbeda, akhirnya timbul niat jahat gw untuk mengerjai Netbook yang sebenarnya setia sama gw ini. Yeps, gw akan mencoba untuk menginstall dan menjalankan software game didalamnya.

Gw gila? Yes gw gila dengan rasa penasaran saat mencoba nya. Setidak nya ada tiga permainan yang gw coba install di Netbook gw itu. Game tersebut adalah Grand Theft Auto San Andreas (untuk kategori ringan), Resident Evil 5 (Untuk kategori sedang), dan Final Fantasy VIII Steam Edition (Untuk Kategori menengah atas), serta DreadOut (Untuk kategori tinggi). Bagaimana hasilnya, ini dia review performa ketiga game tersebut!

Grand Theft Auto San Andreas

Untuk game legendaris sekaligus terlaris di konsol PS2 ini, Netbook gw masih bisa ngangkat dengan cantik dan mulus bagaikan artis Jepang (uhum). Maklum, game GTA San Andreas ini memang dikenal sebagai salah satu game open-world yang memiliki kebutuhan komputer rendah. Bahkan Komputer dengan RAM kurang dari 1 GB pun dapat dengan lancar memainkan game ini dengan rata-rata FPS adalah 30 - 40 fps namun dengan mengorbankan setting rata kiri semua. Tapi yang penting masih game-able!

Untuk game GTA San Andreas setting yang dipakai adalah:
1. 600 x 400 Resolusi
2.Semua efek grafik yang memberatkan dimatikan termasuk anti aliasing dan draw distance

Resident Evil 5
(Kotak-kotak and garis-garis ;.;)

Liat gambar diatas? Yaps, itu adalah apa yang gw lihat dilayar waktu selesai instalasi. Awal nya memang perasaan gw udah gk enak waktu transfer file .iso game nya ke netbook gw. Perasaan kok transfer rate nya aja udah lelet banget. Udah ketauan emang nih game agak berat untuk ukuran netbook. Proses instalasi memakan waktu sekitar 40 menit ke file Data D yang sudah gw kosongkan supaya cepat. Begitu selesai, langsung klik Launcher.exe dan duarrrrr!!! Loading ke menu nya aja butuh sekitar 10 menit. Cukup perjuangan untuk sampai ke menu setting yang bener slow motion.

Setting semua ke paling low atau rendah...ahh lumayan lancar di menu nya, meskipun garis-garis seperti digambar belum dapat teratasi. Gw coba untuk mengetes performa nya lewat fitur benchmark yang memang tersedia dari game nya. Apa yang terjadi? Benar-benar luar biasa, karena fps maksimum yang gw dapatkan hanya berkisar 7-12 FPS saja sebelum akhirnya game stuck alias diam tidak bernyawa. Aduh ini video klip lagu sedih atau game sih...mirisnya hati ini....

CTRL + Alt + Delete alias Task Manager dan matikan game nya secara manual. Percobaan kedua ini gw nyatakan gagal total = ="

Resident Evil 4 
(Kepala manusia, badan truk, kaki nya daun...luar biasa deh, FAILED!)

Keesokan harinya, gw yang masih sedih karena Resident Evil 5 stuck alias tidak jalan, menemukan akal baru untuk percobaan ketiga yakni dengan pendahulunya yakni Resident Evil 4. Dari kepingan DVD convert ke .iso file barulah transfer ke netbook. Iseng-iseng untuk mengecek minimum requirement Resident Evil 4 dan mata gw langsung pun berbinar karena betapa rendahnya spesifikasi yang diminta. Ya paling tidak kuat lah netbook mungil gw ini.

Proses instalasi tidak begitu lama, dan gw yakin sekali game rilisan 2005 ini pasti bisa di mainkan. Selesai install, masuk ke game, lancar jaya...hingga ke gameplay nya dimana muka gw langsung berubah jadi mayat. Grafik nya benar-benar hancur binasa bagaikan bumi yang diterpa angin ribut. Berantakan tidak keruan. Gambar yang dihasilkan lebih mirip tempat sampah hiks....

Percobaan ketiga pun, gw kembali gagal. Belakangan gw baru tahu, ternyata VGA alias Video Card gw yang hanya 758 MB kurang kuat dan C++ pun out of date alias sudah kadaluarsa sehingga tidak compatible dengan game itu sendiri. Yang masih membuat gw bingung adalah, kenapa bisa? Inikan game lama?

Dreadout
Masih ingat kan ama game yang satu ini? Game lokal rasa internasional ini memang sempat gw cob di netbook gw. Yaps, seperti yang teman-teman duga, game ini memang tidak bisa di run. Tentu saja, spesifikasi minimal untuk memainkan game ini memang terbilang sangat tinggi (meskipun gak setinggi GTA V). Namun gw punya pengalaman yang menarik dimana, karakter yang muncul dalam game ini malah jauh lebih menyeramkan dari hantu sebenarnya hahahaa Putih semua udah kayak kuntilanak hahahahaa

(Oh My God!)

Final Fantasy VIII
(Sempet was-was pada awalnya sebelum game distart)

Phew, percobaan sebelumnya lebih banyak menemui kebuntuan dan kegagalan. Tapi gw masih melupakan satu game dari list gw yakni Final Fantasy VIII (8). Proses instalasi nya lamaaaa sekali. Gw sampai menghabiskan beberapa menit untuk memejamkan mata karena ngantuk menyerang. Selesai sekitar 45 menit kemudian, barulah game bisa di run. Setting pun tidak lupa gw rubah menjadi rata kiri dan mematikan semua efek spesial di game ini.

Mata terpejam, doa terucap, jari pun mengklik mouse untuk memulai game...hasilnya YES YES YES YES YES YES YES YES!!! Game dapat berjalan dengan mulus!!!! dapet sekitar 45-50 FPS. Meskipun memang di beberapa lokasi game seperti world map grafik sedikit terlihat rusak, tapi total semua nya perfek!!!

(Garis-garis hitam terlihat cukup banyak di world map)

Akhirnya setelah 3 kali gagal dalam percobaan, netbook ini bisa menjalankan Final Fantasy VIII dari Steam. But this victory came at cost however. Netbook gw terasa lebih cepat panas dibandingkan biaanya. Dan gw pikir ini adalah hal yang wajar...

Kesimpulan

Dari beberapa percobaan yang telah lakukan, gw menyimpulkan bahwa memang benar adanya, bahwa Netbook bukan untuk bermain game. Jika memang terpaksa karena tidak punya PC atau semacamnya, batasi waktu bermain hingga maksimal 1 jam dan istirahatkan netbook selama beberapa saat. Gw juga pernah mendengar pengalaman orang-orang yang menggunakan berbagai aplikasi untuk meningkatkan kinerja netbook saat menjalankan aplikasi berat seperti gaming dan video editing. Tpi untuk gw, aplikasi2 tersebut malah akan membuat hardware menjadi lebih panas.

So yeah that's all dari gw tentang eksperimen gw dengan si mungil Lenovo S110 Ideapad yang bikin males and tambah bosen hihihi

Thanks for Visit, and Keep Living in the Moment with Me Jeff Hardy!!!

Sumber:
https://id.notebooks-center.com/lenovo_ideapad_s110_59332342.html

Sabtu, 15 Agustus 2015

Final Fantasy VIII..."Antara Pertarungan,Sihir dan Cinta"

"I'll be here..."
 "WHY?"
 "I'll be 'waiting'...here...
"For What?"-Rinoa
"I'll be waiting here...for you...so"

"If you come here"

"You'll find me"

I PROMISE-Squall

Hi Guys!!!Back to X-E Blog!!!
Kali ini X-E akan kembali bicara tentang game.Satu pertanyaan simple...siapa disini yang tidak tahu Final Fantasy?wahhh sepertinya agak mustahil ya...terutama bagi kalian yang hidup diera akhir 90an hingga awal 2000an pasti pernah mendengar judul game RPG yang cukup dikenal ini.

Salah satu game Final Fantasy atau yang lebih biasa disingkat sebagai "FF" & "Filfan" adalah Final Fantasy VIII (8).Game yang begitu fenomenal bwt gw dan byk gamers lainnya.kira2 apa sih Final Fantasy VIII menurut X-E Blog?here we goes again!

1.Synopsis

FF8 bercerita tentang seorang pemuda 17 tahun bernama Squall Leonheart yang tergabung dalam sebuah lembaga pendidikan khusus militer bernama Balamb Garden.Tujuannya para peserta didik adalah menjadi ksatria tangguh untuk menumpas para penyihir jahat.

Squall bertemu dengan banyak anggota klub SeeD (grup elite dari Balamb Garden) seperti Zell Dinct,Irvine Kineas,Selphie Tilmitt,serta salah satu guru muda mereka Quistis Trepe.Mereka ditugaskan untuk membasmi pengaruh para penyihir jahat yang mencoba menguasai dunia dengan sihir mereka.Suatu ketika,mereka mengetahui,bahwa penyihir jahat bernama Edea Kramer mencoba untuk merasuki pikiran rakyat!

Seiring dengan berjalannya cerita,Squall dan teman-temannya mengetahui bahwa Edea hanya lah sebuah boneka dari penyihir jahat yang jauh lebih kuat bernama Ultimecia dari masa depan.Ultimecia ingin meng-kompreikan waktu dan memutar balikan nya kembali sehingga Ia ingin menjadi Dewa yang hidup.Semua bergantung pada Squall dan Teman2nya untuk menyelamatkan dunia dari pengaruh Ultimecia!!!Squall pun harus berjuang untuk menyelamatkan dunia,mengalahkan pesaing terberatnya yakni Seifer Almasy dan memperjuangkan cinta nya dengan Rinoa Heartilly.


Berhasilkah mereka???pergi ke toko game,beli game nya (pake duit sendiri!),mainkan...temukan jawabannya!

2.Curhatan X-E Tentang Final Fantasy VIII 

(CD 1-4)

Secara umum,game ini memang memiliki cerita yang sedikit rumit untuk ditelusuri.Namun seiring waktu game ini dimainkan,anda akan mengerti pelbagai latar cerita dari masing-masing karakter di game ini yang kemudian bergabung menjadi satu sehingga menghasilkan jalan cerita yang menarik.

Saking panjangnya cerita game ini,1 Compact Disk tidak cukup menampung seluruh rangkaian petualangan.Dibutuhkan 4 disk untuk menampung seluruhnya.4 disk dari FF8 ini memiliki cerita yang menarik sekaligus menyedihkan bwt gw.

Sekitar tahun 2003,untuk pertama kali nya gw melihat Final Fantasy VIII.Waktu itu ada sepupu gw yang menginap dirumah gw dan membawa permainan tersebut.Gw pun langsung terkesima dengan permainan RPG yang satu ini.Karakter yang mempesona,teknik yang wow banget dll membuat gw betah duduk disamping sepupu gw itu padahal gw sendiri gk ngerti gmn mainnya ataupun jalan ceritanya.Berhubung saat itu gw belum bisa bahasa inggris.

(uang papa habis gara-gara kamu!anak nakal!)

akhirnya gw pun memutuskan untuk mencoba game tersebut.Gw mengajak bokap gw ke toko game dan membeli satu set FF8 yang 4 disc itu.Bokap sempat terkejut karena mahalnya 4 disc yakni Rp 20.000 (saat itu masih termasuk mahal).Sampai dirumah,gw coba......gak bisa.Gw pun mencoba menukarkan kaset tersebut namun tidak diterima karena sudah ada "baret" di cakramnya.Jadi terpaksa gw harus membeli lagi yang baru (maklum masih kecil belum bisa ngomong banyak).Hasilnya,ketika mencoba CD yang baru pun.....tetap tidak bisa.Bokap gw langsung marah sepanjang pidato presiden ke gw....maap kali pa....Ternyata gw baru menyadari bahwa mesin Playstation gw lah bermasalah...Emang dasar belum rejeki kali ya.

FF8 menurut gw memang sesuai dengan judul diatas.Latar ceritanya merupakan perpaduan antara Peperangan dipadukan dengan sihir (hayalan) serta disisipkan dengan percintaan.Watak tokoh yang berbeda pun memiliki ciri khas yang kemudian trend di setiap seri Final Fantasy selanjutnya.Benar2 percerminan dari kehidupan sosial di kehidupan nyata.Selain itu,player diberikan rasa nyaman dengan aura lingkungan sekolah SMA yang terkenal hangat.

3.Platform Game
(Final Fantasy VIII untuk versi PC edisi pertama terbitan EIDOS;2000)

Final Fantasy VIII aslinya dirilis untuk Playstation 1 pada tahun 1999.Game ini menjadi game yang bisa dibilang laris di Amerika Serikat dengan posisi tertinggi selama 3 minggu berturut turut (sebelum disusul oleh Grand Turismo 2 di akhir 1999).Berhubung mesin PS1 gw bermasalah dan gw malas untuk memperbaiki,jadi gw tidak memainkan game ini.

Setahun kemudian pada tahun 2000,EIDOS menerbitkan game ini untuk platform Personal Computer atau PC.Seperti hal nya pada versi Playstation,versi PC ini juga membutuhkan 4 disc untuk instalasi nya dengan dilengkapi 1 disc extra untuk demo dan petunjuk penginstalan (total ada 5 disc).Kedua platform ini mendapatkan reaksi yang sangat baik dari player dan peniti permainan konsol seperti gamespot dan famitsu.Meskipun versi EIDOS mendapatkan kritik karena kerap terjadi error yakni "Insert Wrong Disc".Hal ini dikarenakan adanya produk bajakan yang terkena "corrupt file" sehingga menghasilkan error saat di-install

(Versi Steam untuk PC)


(Trailer FF8 versi Steam)


Gw yang tak bisa memainkan seri ini akhirnya "menetap" di seri Final Fantasy X.Ada pun keinginan untuk membeli versi PC,namun sudah jarang ditemui di Indonesia khususnya Jakarta.Gw sempat melihat disebuah toko DVD game PC di daerah Jakarta Utara yang menjual DVD game kompilasi dari Final Fantasy I hingga IX yang berarti termasuk FF8 namun ketika gw coba tes kaset tersebut,tingkat kerumitan instalasinya sangat tinggi dan game ini tidak bisa disupport dengan joystick.

Semua berlanjut hingga satu hari di bulan Desember 2013....Final Fantasy VIII dirilis oleh Steam di PC!!!Gw pun langsung membeli game ini dan....Thadahhhhh!!!!Welcome to Balamb Garden!Versi Steam masih mempertahankan originalitas dari versi2 sebelumnya.Hanya kualitas gambarnya kini jauh lebih baik dan game ini semua tersedia hanya dalam satu kepingan DVD (tak seperti sebelumnya yang membutuhkan 4 disc).Versi Steam ini juga memiliki unsur curang yakni Magic Booster yang membuat player bisa memaksimumkan beberapa jumlah magic seperti Cure,Cura,Curaga,Blind,Zombie,Break,Fire,Fira,Thunder,Thundara,Bio,Esuna,Death,Confuse,Silence,dan Sleep hingga angka 100.

Jadi overall nya FF8 dirilis di Platform PS1 & dua versi di PC!

4.Sisi Positif
(Bahamut)

Banyak sisi positif yang gw dapat selama memainkan game ini.Salah satu nya adalah Guardian Force atau GF (Summon) yang keren2 semuanya.GF yang paling gw sukai di game ini adalah Bahamut.

Limit Break adalah hal kedua yang gw sukai dari game besutan Square-Enix ini.Limit Break adalah jurus yang dimiliki oleh masing-masing karakter yang beragam.Ada limit break yang bersifat menyerang ada juga yang bersifat untuk "healing" para karakter.

(Limit Break dari Zell)

Limit break hanya dapat dilakukan pada saat Hit-Point atau HP dari karakter mencapai level rendah atau critical (ditandai dengan HUD bar menjadi warna kuning).Limit Break juga bisa digunakan secara instan dengan penggunaan magic Aura.

(sample music "Balamb Garden")

Selain GF dan Limit Break,ada satu hal lain yang membuat terkesima dengan game ini.Apalagi kalau bukan music nya!Music dari game ini disusun rapi oleh tangan kreatif Nobuo Uematsu yang merupakan komposer terkenal di sejarah panjang Final Fantasy Series.

5.Sisi Negatif 
Tak ada gading yang tak retak....meskipun game ini mampu menyihir para pemainnya,game ini tak lepas dri kekurangan.Menurut gw,game ini kurang memiliki feel penghayatannya karena tak ada dubbing atau pengisian suara.Memang saat itu Final Fantasy masih belum menyediakan fasilitas dubbing atau voice over hingga Final Fantasy X.

Beberapa gamers juga seringkali melaporkan adanya kerusakan terutama pada saat pergantian Disc (untuk versi PS1 dan PC EIDOS) dimana game mengeluarkan peringatan "error disc".Final Fantasy VIII juga mendapatkan kritik karena adanya beberapa glitch yang bersifat minor saat memainkan game.

6.PS2 Tech Demo

Selain terkenal sebagai game,Final Fantasy VIII juga terkenal sebagai salah satu sarana demo untuk PS2.Adegan yang digunakan adalah adegan dansa Squall dan Rinoa pada saat pesta pernobatan anggota SeeD di Balamb Garden.

Demo Tech bertujuan sebagai ajang promosi untuk memperkenalkan kekuatan dari produk baru yang akan dipasarkan.Untuk membuat kesan yang lebih menarik,publisher Playstation yakni Sony menggunakan video dari konsol generasi sebelumnya dengan game yang sudah "merakyat".

7.Gallery









Okey Guys itu dia tadi review singkat X-E Blog tentang FF8 yang melegenda di antara para gamer RPG.Bagi yang ingin mencoba,tebus dengan harga yang sudah ditentukan di shopping game center terdekat hehehehe

So thanks for reading and Keep Living in the Moment with me JEFF HARDY!!!