Tampilkan postingan dengan label grab car. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label grab car. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Desember 2017

Pengalaman Daftar Driver Grabbike

Welcome Back to the Most Phenomenal Blog in history, This is the Phenomenal Blog! 

Yuhu semua! Lama tak berjumpa dengan saya hehehe Saya yakin kok gk ada yang kangen *ups
Gak berasa banget tahun 2017 ini sudah ampir selesai. Dan tanpa terasa pula diri ini sudah mau wisuda *cihuy....Tapi nah ada tapi nya, gw belum juga dapet panggilan pekerjaan sampai dengan saat artikel ini gw tulis.

Mungkin kedengerannya sedih, tapi ya itulah hidup gk ada yang jamin kalo lu sarjana, lu akan mendapatkan nasib yang baik. Jadi untuk mengisi kekosongan dompet yang makin hari makin bolong saja, gw memutuskan untuk gabung sebagai driver Grab Hitch alais Grab Nebeng beberapa bulan lalu. Bisa dibaca disini 

Setelah beberapa minggu hingga bulan kedua tepatnya seminggu lalu, gw mulai merasa, grab hitch ini kelewatan murah. Masa iya dari Rumah gw sampe ke Kemang yang jauhnya kurang lebih 30/40 kilo cuma 20rb? What the hell man!? Para penumpang yang menjadi hitcher gw pun juga mengusulkan agar gw bergabung sebagai Driver Grabbike reguler yang harganya lebih pantas untuk driver. Hmm oke deh para penumpang here I comes baby!

Sebenarnya, gw sempet berpikir untuk mendaftar di Uber motor. Namun karena horor nya tarif rendah yang diterapkan Uber, maka gw pun mengurungkan niat gw. Yang membuat gw sempat tertarik adalah proses nya yang memang tidak ribet seperti pendaftaran Grab.

Setelah browsing2 mbah Google perihal persyaratan untuk menjadi mitra grabbike ini, gw diharuskan untuk menyertakan beberapa dokumen penting yakni:
1.KTP (ditambah surat domisili untuk luar daerah)
2.STNK
3.SIM C (motor)
4.Kartu Keluarga*
5.SKCK Aktif
6.Ijazah min.SMA*
7.Materai RP 6.000,- 
8.Uang Tunai Rp 100.000,-

*Bersifat opsional jadi bawa saja untuk berjaga-jaga

Dokumen lengkap? Anda siap jalan! Bawalah motor sendiri serta penumpangnya. Penumpang disini maksudnya bisa istri, suami, anak, teman dekat, pacar dll. Dan sesuaikan "size" mereka  dibandingkan dengan anda alias jangan sampai penumpang lebih besar badannya dari anda. Kenapa bang? nanti gw jelasin dibawah. Saat datang, anda harus dalam keadaan full gear alias lengkap mulai dari helm, masker, sarung tangan dan memakai sepatu bukan sandal jepit atau slop.

Oke ini dia tahapannya untuk jadi Driver Grabbike, check it out guys!

1.Registrasi Pra - Pendaftaran
 (Form Pendaftaran)

Ada dua cara untuk registrasi awal yakni datang langsung atau via online. Gw sendiri menggunakan metode online yakni upload dokumen ke website Grab sendiri. Untuk yang berminat silahkan klik DISINI 

Selanjutnya anda akan menerima SMS konfirmasi dari Grab ID di smartphone anda. Namun jika anda mendaftarkan diri dengan datang langsung, anda bisa melewati tahapan ini.

2.Pendaftaran (Bayar Top-Up, Foto Profil, Pengecekan Dokumen)

Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, kita diharuskan datang ke kawasan Cibubur tepatnya Taman Rekreasi Wiladatika yang indah hehehe. Saat pendaftaran ini, usahakan anda untuk membawa sarung tangan untuk tahap selanjutnya dan juga pulpen beserta materai secukupnya. Memang kita bisa membelinya dilokasi tapi dengan hampir 2 kali lipat dari harga normal. Jadi lebih baik bawa sendiri. 

Untuk pendaftar via online, lihatlah di SMS yang anda terima perihal gedung tempat anda mendaftar. Gw sendiri kemarin disuruh mengantre di gedung Alamanda setelah salah mengantre di dua gedung yang berbeda...aduh buang waktu. Jadi sampai dilokasi tanya ye guys! Selain Alamanda ada juga Gedung Seruni untuk mendaftarkan diri.

Pendaftaran ini merupakan salah satu bagian yang bikin bete diri anda, karena sumpek saking ramainya. Bawalah makanan dan minuman mengingat kantin cukup jauh dari lokasi pendaftaran. Bagi perokok seperti gw, bawalah satu bungkus lebih untuk cadangan. Estimasi waktu mengantre di sini adalah  30-satu jam tergantung dari kepadatan antrean saat anda datang. Jadi datanglah pagi hari!

(Kertas Checkpoints)
Saat giliran anda tiba, anda akan diminta menunjukan kelengkapan dokumen persyaratan yang telah gw sebutkan diatas. Bayarlah uang top up Grab Pay anda sebesar Rp 100.000,-. Kemudian anda akan difoto mengenakan jaket Grab untuk profile picture di aplikasi anda saat sudah aktif nanti. Untuk pendaftar online, anda akan difoto saat aktivasi aplikasi anda setelah ujian praktek. 

Selesai mendaftar, anda akan diberikan kertas Checkpoints yang anda harus jaga baik2 jangan sampai hilang. Kertas ini berisi progress atau perkembangan anda selama proses seleksi berlangsung yang akan ditandai dengan cap dimasing2 kolom bagian

3.Cek Fisik Kendaraan dan Tes Safety Riding
 (Suasana Antrean untuk Safety Riding)

Seusai tahap diatas, anda akan diminta untuk kembali ke lapangan parkir untuk mengambil motor anda guna melalukan cek fisik dan ujian praktek alias Safety Riding Test. Tahap ini pun kita harus mengantri cukup panjang. Kenakan helm SNI lengkap dengan jaket, sarung tangan, dan masker anda.

Cek fisik kendaraan tidaklah sulit asalkan anda memperhatikan hal-hal vital seputar sepeda motor yang anda daftarkan. Anda dapat dipastikan lulus cek fisik jika motor masih dalam kendaraan prima (minimal keluaran tahun 2008) dan tidak dimodifikasi dalam bentuk apapun. Body motor harus masih sempurna belum ada yang lepas atau copot. Begitupun dengan kelistrikannya mulai dari starter elektrik serta fungsi lampu2 dimotor (sein, lampu senja/jauh) dan bentuk ban (jangan menggunakan ban kecil).

Selesai cek fisik, kita akan langsung mengikuti ujian praktek lapangan yakni Safety Riding. Nah disinilah, kita harus memiliki penumpang untuk dibonceng. Inilah kenapa gw tadi bilang diawal, kita harus bawa teman boncengan. Kalo memang anda datang sendiri, anda bisa berkoordinasi dengan sesama peserta ditempat, jadi anda bisa bergantian tes safety riding-nya. Bermanuver safety riding membutuhkan keseimbangan yang harus terjaga baik sehingga jika badan penumpang anda lebih besar daripada anda, tentu akan menyulitkan. Jadi pasangkanlah diri anda dengan orang yang memiliki bobot ringan. Ya syukur2 kalo anda dapetnya cewek cantik yang berbody mungil supaya gampang *duh

Rintangan yang harus anda lalui adalah 
1.Straight and Stop
2.U Turn
3.Straight Planks + Bumpy Roads
4.Angka 8

Dibandingkan dengan ujian praktek SIM di Satpas, rintangan2 ini memang sedikit lebih mudah kecuali untuk yang nomor 3 dimana banyak sekali yang jatuh dari papan keseimbangan. Memang tidak mudah karena kita harus membuat posisi motor seimbang setelah melewati rintangan U turn. Jika gagal, anda akan diberi kesempatan satu kali lagi untuk mengulang, jika tdk berhasil lagi, maka pulanglah dalam kesedihan hiks....Uang top up juga akan hangus bila anda gagal disini. 

4.Aktivasi Akun

Selamat dari safety riding (jangan lupa minta cap ya hehehe) kita akan langsung diarahkan untuk aktivasi akun. Kembali siapkan dokumen kelengkapan untuk pemeriksaan kedua ini. Untuk pendaftar online, anda baru akan difoto mengenakan jaket Grab dibagian ini. Petugas akan menginput data anda di server mereka dan anda akan langsung menerima SMS yang berisi kode referal untuk masuk akun grab anda. Oh iya jangan lupa untuk mengunduh aplikasi Grab Driver di Playstore atau APP Store anda. So siapkan kuota internet secukupnya.

5.Pelatihan Aplikasi Calon Driver dan Tes Online
Ini bagian yang paling bikin ngantuk. Setelah lelah mengikuti proses seleksi yang berat, kita masih harus duduk berhimpitan diruangan kecil untuk mengikuti pelatihan tentang bagaimana caranya untuk menggunakan aplikasi driver grabbike. Disini juga diperingatkan agar kita tidak memiliki aplikasi kompetitor grab.

Tugas kita hanya mengikuti pelatihan ini dengan "tenang" alias duduk doang. Selesai pelatihan kita akan mengikuti tes online perihal materi yang telah dibawakan saat proses pelatihan yang baru saja kita ikuti. Nilai yang harus didapatkan adalah minimal 80 poin untuk lolos. Usai dari sini, jangan lupa untuk minta cap lagi ya.

6.Pengambilan Atribut, Buka Rekening CIMB* dan Asuransi*
(Pengambilan Atribut)
Setelah nagntuk mengikuti proses pelatihan yang gw sebut diatas, kini tiba saat nya kita mengambil jubah kenegaraan kita berlatar hijau apalagi kalo bukan jaket dan helm GRAB hehehe.Untuk ukuran, syukur syukur kalo anda bisa menukar dengan yang sesuai....Badan gw kecil tapi dapetnya ukurang XXL..Sinting bener dah. Satu orang dapet 2 jaket dan 2 helm yang harus kita cicil nantinya sebesar Rp. 560.000 selama kurang lebih dua bulan.

Seusai dari sini, anda akan memiliki opsi tambahan yakni membuat rekening bank CIMB NIaga sebab Driver Grab wajib memiliki rekekning bank yang satu ini. Untuk BPJS ketenagakerjaan sifatnya memang opsional namun untuk berjaga-jaga jika terjadi kecelakaan dikemudian hari. Disinilah peran materai yang kita bawa yakni membuka rekening dan BPJS.

Jika semua beres, sayonara deh dengan status anda sebagai mitra Grab Bike hehehe


Inilah beberapa tips yang bisa gw bagikan untuk teman-teman sekalian:
1. Datang pagi-pagi 
2. Membawa semua kelengkapan dokumen (karena kalo ada yang kurang anda akan diusir)
3. Berpakaian rapi
4. Mempercantik motor mulai dari keadaan mesin, spare part dan kelistrikan sebelum daftar
5.Membawa penumpang
6.Punya smartphone sendiri

Oke Guys itu dia tadi sedikit pengalaman gw saat mendaftar menjadi mitra Grabbike, ada yang berminat kah untuk bergabung juga?

So in the end, Thanks for reading, and remember always, This is the Place that AJ Styles Build!

Rabu, 15 November 2017

Pengalaman Jadi Driver GrabHitch

Welcome back to on of the most Phenomeal One Blog in history, this is P1 Blog!
Wow Hello Blogger! Gak kerasa udah hampir 6 bulan sudah sejak postingan terakhir gw dimulai May 2017 lalu, membuat gw jadi lupa kalo gw ini punya blog loh hihihi. Oh iya blog gw pun sekarang telah berganti alias move on dari Jeff Hardy ke AJ Styles agar terlihat lebih fresh look and clean.

Apa yang gw lakukan? Well perjuangan untuk mendapatkan gelar sarjana itu gk mudah, tapi berakhir manis kok guys alias gw udah resmi jadi sarjana #cihuy! Selain itu banyak juga hal yang terjadi dgn gw this past 6 months of my damn life.

Kenyataan pun gak semanis apa yang gw bayangkan. Yang ada dipikrian gw adalah, setelah lulus, gw akan langsung dapat kerjaan dan mulai bekerja mencari penghasilan sendiri. Sudah sekitar 2 bulan ini, Gw sangat sulit untuk menemukan pekerjaan alias gak panggilan. Akhirnya daripada dompet ini kering tak berisi, akhirnya gw memutuskan untuk bergabung dengan Grab sebagai mitra GrabHitch alias Grab Nebeng.

Sebenarnya udah banyak cerita dari beberapa temen yang udah menjalani sebelumnya. Ada yang bagus ada yang jelek. Yang gw tahu adalah GrabHitch ini adalah salah satu fitur Grab yang memungkinkan orang memberikan tebengan dengan mereka yang searah tujuannya dengan si driver. Tarif yang diberlakukan oleh Grab juga jauh dibawah Grab Bike atau Grab Car. Yang dikedepankan dalam hal nebeng disini adalah memperluas jaringan bukan penghasilan atau keuntungan semata. Hufttt....

GrabHitch driver juga bisa menentukan sendiri penumpamng yang bs dia angkut tanpa harus memikirkan soal performa. Namun sistem rating tetap diberlakukan sebagaimana di Grab Car dan Grab Bike. 

(salah satu sebab gw sering tarik urat kalo lagi narik.....cancel semua!)

Okey pengalaman gw di GrabHitch dimulai hanya beberapa jam setelah SMS konfirmasi yang menyatakan bahwa gw diterima sebagai mitra. Pasien pertama adalah seorang mas-mas yang gw jg udah lupa namanya. Minta diantar dari daerah dkt dengan tempat tinggal gw ke kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. FYI, driver juga diharuskan untuk membawakan helm SNI untuk para penumpang. Penumpang pertama ini cukup enak diajak ngobrol dan perjalanan ditengah kemacetan pun tidak terasa. Saat gw menerima bayaran, alangkah terkejutnya gw dengan hanya secarik uang 5 ribu rupiah...Huftt jauh, macet and panas, tp bayaran rendah. Ywd lah gpp anggap lah ini sebagai awal yang menyenangkan alias pemanasan untuk gw.


(kalo dijalanan ketemu rider kyk gini, berarti itu gw hehehe)

Penumpang2 berikutnya pun tidak jauh berbeda dengan penumpang pertama. Gw disini lebih memilih para penumpang yang memang tidak jauh letak penjemputan nya dari tempat gw saat itu. Yang menjadi masalah cuma satu yakni promo diskon. Promo GrabHitch tersedia setiap bulan yang memang menguntungkan bagi pihak konsumen. Bahkan promo bukan sekadar sebatas diskon namun gratis untuk beberapa perjalanan pertama. Inilah yang membuat gw pribadi suka merasa dongkol....Tinggal di utara, jemput ke barat antar keluar planet....tanpa upah wow. Tapi disinilah gw jadi lebih tahu kerasnya dunia hehehee

Kurang lebih dua minggu ini gw bisa menyimpulkan beberapa hal terkait GrabHitch yang sedang gw jalani baik sisi positif maupun negatif nya.

Dari sisi Positif:
1.Bisa punya kenalan baru, siapa tahu bisa bisnis
2.Punya pengalaman dijalanan mencari jalur alternatif menghindari macet
3.Bisa menjadi penghasilan tambahan, lumayan untuk nambah duit beli bensin and jajan
4.Tidak terikat dengan Grab secara utuh seperti dengan Grab Bike dan Grab Car...Kita juga tidak menggunakan atribut Grab dari jaket dan helm...Tapi gw sendiri sih pake aja iseng beli heehehe
5.Halal

Nah tapi ada juga sisi negatif nya yakni:
1.Lokasi penjemputan jauh dari lokasi kita
2.Tarif merugikan driver karena jauh lebih murah apalagi kalo pake promo
3.Dana e-wallet sulit untuk dicairkan. Sulitnya karena lama....Moga hal ini gak terjadi sama temen2
4.Penumpang yang suka main cancel
5.Motor jebol karena jarak tempuh menjadi bertambah banyak...


Okey guys itu dia tadi sedikit berbagai pengalaman dengan teman2 sekalian, semoga informasi ini bermanfaat dan anda bisa juga menyewa jasa GrabHitch karena siapa tahu anda bisa bertemu dengan saya. Dan jangan lupa juga untuk memberikan tip yang setimpal hehehehe just kidding

So in the end Thank for reading this blog's article....the article that AJ Styles build!

Sabtu, 23 Juli 2016

Pengalaman Pertama Naik Go Car

Welcome back to X-E Blog!
Okey sambil menikmati malam minggu yang dingin karena angin malam yang mendera para pria jomblo seperti gw, kali ini akan gw bagikan kepada pembaca sekalian pengalaman gw terkait transportasi online yakni Go Car.Sebelumnya gw telah menulis tentang brand serupa yakni Grab Car yang bermuara dari Malaysia.

Gocar ini merupakan aplikasi tambahan dari Gojek yang bermuara di Indonesia alias produk lokal.Konsepnya kurang lebih sama dengan Grab Car dan Uber.Okey it's my story...


Berawal dari sebuah perjalanan yang tidak memungkinkan untuk menunggangi motor tercinta karena lebih dari dua orang.Perjalanan menuju sebuah rumah duka di Jakarta Barat akhirnya harus memesan layanan sewa mobil online.Begitu membuka handphone, gw langsung teringat akan layanan Go Car.Perlu diketahui layanan ini pernah membuat gw kecewa karena pengemudi Go Car membatalkan reservasi gw sebanyak tiga kali.Akhirnya pada malam kemarin gw berhasil melakukan order Go Car secara sukses.

Reservasi kurang lebih sama dengan Grab Car dimana server secara otomatis akan mencarikan supir untuk anda.Setelah menunggu beberapa lama, si supir akan menghubungi anda tentang lokasi keberadaan anda.Untuk kasus gw ini,supir Go Car terjebak ditengah kemacetan ibukota jadi gw lah yang harus menjemput si supir ditengah kemacetan tersebut hahahaha.


Supir Go Car yang pertama untuk gw ini adalah seorang bapak berusia sekitar 50 tahunan yang datang dengan kegagahan Suzuki Ertiga baru miliknya.Supir ini cukup ramah dan tidak merasa canggung ketika ngobrol dengan anak muda yang usia nya lebih dari setengah dirinya alias gw sendiri.Ia pun juga mengendarai dengan hati-hati dan tidak terkesan ugal-ugalan.Ia juga sempat bercerita tentang latar belakang kehidupannya disamping mengendarai Go Car.

Seperti sebelumnya pada Grab Car , gw pun sempat melakukan wawancara kecil dengan si supir.Si supir berinisial HH ini mengaku senang dengan pekerjaan menjadi supir Go Car lantaran dirinya bisa mengatur sendiri waktu kerja nya sehingga pekerjaan ini sangat cocok untuk menjadi pekerjaan sampingan.Menurut HH, Go Car mengharuskan mobil yang digunakan berkapasitas lebih dari 3 orang jadi sedan akan dicoret dari daftar karena kapasitasnya yang kecil.


Soal kendaraan, seperti hal nya Grab Car kendaraan untuk Go Car tidak boleh kendaraan yang sudah uzur.Untuk gw kemarin, kendaraan Go Car yang digunakan Suzuki Ertiga keluaran tahun 2016 ini,jadi dapat dipastikan masih sangat nyaman untuk dikendarai.

Melakukan komprasi biaya, gw akui Grab Car memang sedikit lebih mahal dibandingkan dengan Go Car.Untuk jarak kurang lebih 7 kilometer yang kemarin gw tempuh,Grab Car setelah gw cek tertera Rp 46.000,- sedangkan untuk Go Car tertera Rp 29.000,-.Ini tentu merupakan komprasi harga yang cukup siginificant.Namun untuk soal kuantitas nya di jalanan ibukota, Grab Car masih jauh lebih unggul karena memang Go Car baru diluncurkan pada April 2016 silam jadi belum banyak pengemudi yang mendaftar.

Sekilas video saat gw di mobil bapak HH si supir Go Car..maaf gelap udah malem..


Grab Car Done...so does with Go Car...so what next...YES! UBER!!!
So thanks for visit and Keep Living in the Moment with Me Jeff Hardy!!

Jumat, 27 Mei 2016

Pengalaman Pertama Naik Grab Car

Welcome back to X-E Blog!
Akhirnya setelah beberapa minggu gak nulis,gw bisa kembali meletakkan jari-jari penuh bekas luka dan kapalan ini diatas keyboard gw yang debuan hehehe maklum cowok paling susah rapi.

Mungkin hal ini udah bukan sebuah barang baru yang menghebohkan.Adalah salah satu fasilitas sewa mobil berbasis online yakni Grab Car.Beberapa bulan sebelum artikel ini ditulis,media sempat dihebohkan dengan demo anarkis antara Supir taksi vs Supir taksi online yang sampai sekarang masih menggantung hasilnya oleh dinas terkait.


Pada awalnya gw gak gitu ambil pusing,karena gw masih setia dengan motor butut gw.Tapi terlepas dari semua itu,hari ini untuk pertama kali nya gw menggunakan jasa Grab Car yang fenomenal ini hohohoho #masa

Bermula disebuah siang yang mendung dan berangin,gw sebetulnya berniat untuk menggunakan Grab Bike (motor) daripada Grab Car (mobil) tapi karena badan ini sedang tidak begitu prima ditambah cuaca yang buruk,akhirnya gw memutuskan untuk menyewa Grab Car.Tujuan gw menuju kesebuah tempat yakni kantor bokap gw yang terletak dikawasan Kelapa Gading,Jakarta Utara untuk mengambil motornya yang ditinggal dikantor.

Daripada harus susah-susah mendingan gw langsung ambil smartphone dan download aplikasinya 15 MB total yang harus ditelan oleh memori gw yang kecil ini.Setelah berhasil terinstall dengan mulus,berhubung sudah siang,tanpa berlama-lama gw langsung pesan untuk tujuan yang tadi gw sebutkan diatas.Pemesanannya pun tidak sulit,tinggal sebutkan tempat dimana anda ingin dijemput dan tujuannya.

Tidak sampai beberapa detik,notifikasi langsung menunjukan driver sudah dekat dengan lokasi gw saat itu.

2 menit berlalu,Driver tersebut akhirnya muncul dengan mobil silver nya.Gw langsung naik dan cukup terkejut ternyata driver Grab Car gw yang pertama ini adalah seorang wanita,lebih singkatnya seorang ibu muda.Mobil langsung bergerak menuju tujuan menembus kemacetan kota.Padahal jarak tempuh yang tertera di Handphone gw kurang dari 6 Kilometer namun karena macet,perjalanan jadi sedikit terhambat.Ahhh tapi gak apalah sekalian menikmati momen pertama ini sembari mengobrol dengan driver wanita yang tadi gw maksud.


Sekarang kita review si supirnya yuk!Driver wanita berinisial PC ini menurut gw sangat ramah karena baru dalam hitungan menit saja,kami berdua langsung akrab.Saling bertukar cerita membuat perjalanan yang lama menjadi tidak terasa (wah mesti dicontoh semua supir taksi online nih hohoho).Ibu PC ini sudah berkeluarga dan memiliki usaha sendiri ditambah pekerjaan sampingan sebagai supir Grab Car.Cara Ia berkendara juga tenang dan aman...ahh nyaman sekali rasanya.

Setelah gw tanya apakah pernah mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan,menurutnya selama kurang lebih beberapa bulan menjalani profesi,belum pernah ada hal semacam yang gw maksud mengingat wanita seringkali menjadi sasaran empuk aksi kejahatan.
(Suasana Didalam Mobil Sewaan)

Soal kendaraan,tentu saja nyaman.Karena sejauh yang gw tahu,saat para supir mendaftarkan diri,kendaraan juga tidak luput dari pemeriksaan.Untuk mobil yang gw pakai kali ini adalah jenis mobil keluarga yang masih terlihat baru jadi membuat penumpang norak seperti gw pun betah berlama-lama terlebih supirnya cewek #ups

Tak terasa akhirnya gw sampai ditujuan dan membayar tarif nnya sebesar Rp 41.000,-...Hmmm lumayan lah untuk kelas bawah kayak gw gak gitu mahal banget.Sebelum turun tak lupa gw membalas terima kasih yang ramah dari Ibu PC atas pengalaman pertama naik Grab Car ini.

Oh iya sedikit info yang gw dapatkan,tidak seperti taksi umum yang menggunakan argo dan penghitungan tarif berdasarkan waktu dan jarak tempuh,Grab Car hanya menghitung tarif dari jarak tempuhnya saja.Tarif biasanya sudah tertera pada saat sebelum pemesanan lewat smartphone anda.Tentunya hal ini lebih memiliki banyak benefit dibandingkan taksi yang masih menggunakan argo meter karena seringkali dicurangi oleh oknum supir nakal (plis deh ya zaman sekarang itu banyak yang nakal...dulu cuma tante2 girang yang nakal...sekarang supir pun juga bisa nakal)

Begitupun dengan uang bensin biasanya sudah ditangani sendiri oleh supirnya.Namun untuk biaya tol dan parkir gedung harus ditanggung oleh penumpang nanti nya.

Untuk saat ini masih belum banyak yang bisa gw komentarin seputar Grab Car berhubung baru pertama kali.Semoga untuk kedepannya inovasi kendaraan online ini makin berkembang tidak hanya untuk Grab saja namun untuk semua brand.Goodluck!

So Thanks for Visiting and Keep Living in the Moment with Me Jeff Hardy!!